Sabtu, 30 Maret 2013

Balotelli Selamatkan Italia Dari Kekalahan

Mario Balotelli, bomber AC Milan, menyelamatkan tim nasional Italia dari kekalahan dalam pertandingan persahabatan melawan Brasil. Balotelli mencetak gol penyama kedudukan yang spektakuler dan membawa Italia memaksakan hasil imbang 2-2. Demikian dilaporkan La Gazzetta dello Sport. Italia yang sempat tertinggal 2-0 oleh gol Fred dan Oscar berhasil melakukan comeback melalui De Rossi dan Super Mario.

Adalah penampilan cemerlang kiper Brasil, Julio Cesar dan kegagalan Italia dalam memanfaatkan sejumlah peluang yang menggagalkan Italia menang atas tim Selecao. Ketinggalan 2-0 di babak pertama, kendati bermain dengan formasi 4-3-1-2, Italia bangkit di babak kedua dengan dipimpin oleh Balotelli, dan didukung oleh Cerci yang melakukan debut impresif di sayap kanan. Hasil ini membuat Italia bisa puas sejenak melupakan dua kekalahan terakhir sebelumnya yang dialami dari Brasil, yaitu kalah 2-0 dalam laga persahabatan di London dan kalah 3-0 di Piala Konfederasi di Pretoria, dua-duanya di tahun 2009. Kemenangan terakhir Gli Azzuri atas tim Selecao adalah kemenangan sensasional di Piala Dunia 1982 di Spanyol. Di Piala Konfederasi, terlihat bahwa tim nasional Italia sudah cukup berkembang, dan sekarang menatap ke depan untuk Piala Dunia 2014 di Brasil. Tim Italia terlihat lebih seimbang sekarang dan mampu memainkan permainannya sendiri. Tim Brasil yang diisi dengan pemain-pemain berbakat, sebagaimana terlihat dari prosesi gol kedua masih memperlihatkan ruang untuk berkembang sebagai tim. Dalam pertandingan tersebut pertahanan Brasil diisi David Luiz dan Dante di sentral pertahanan. Thiago Silva tidak bermain karena cedera. Sementara Montolivo turun sebagai starter untuk squad Italia dan Giaccherini mengisi posisi di belakang striker sebagai usaha experimental oleh pelatih Italia, Cesare Prandelli. Adalah Giaccherini yang menciptakan peluang pertama dengan melepaskan tembakan yang ke arah sudut gawang yang berhasil dimentahkan oleh Julio Cesar menjadi tendangan penjuru. Brasil kemudian bereaksi dengan cepat melalui Neymar, namun berhasil digagalkan oleh Buffon. 

Pelatih tim Selecao, Scolari menempatkan Fred dan Neymar di sisi tengah penyerangan dengan Hulk dan Oscar di sektor sayap. Brasil yang bermain dengan ofensif menyisakan banyak celah yang beresiko terhadap pertahanan mereka. Dalam suatu kesempatan, Balotelli yang mendapat umpan panjang berhasil melepaskan tembakan kaki kiri yang berhasil dimentahkan oleh kiper Brasil, di mana dia kemudian menembak lagi dengan kaki kanan, namun berhasil dibelokkan oleh David Luiz sehingga menjauh dari sasaran. Julio Cesar juga berhasil mementahkan peluang Maggio yang mendapatkan umpan cantik dari Pirlo. Brasil akhirnya membuka kran gol di menit ke 33 melalui tendangan voli Fred setelah mendapatkan crossing dari sisi kiri yang sempat membentur Bonucci. Italia kemudian bereaksi melalui Balotelli yang mendapatkan peluang lainnya namun lagi-lagi berhasil dihalau oleh Julio Cesar. Brasil kemudian mencetak gol keduanya melalui Oscar yang menerima umpan dari Neymar. 2-0 untuk Brasil. Di akhir babak pertama Osvaldo mencoba peruntungannya namun berhasil digagalkan oleh Cesar. 

Italia kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Cerci yang menggantikan Pirlo dan El Shaarawy menggantikan Osvaldo. Cerci menjalani debutnya lewat kesempatan itu bersama dengan De Sciglio. Di babak kedua, Italia yang mencoba bangkit, mencoba peruntungannya melalui El Shaarawy sebelum akhirnya De Rossi berhasil memperkecil ketertinggalan dengan contekannya ke sudut gawang Brasil. Gol itu membuat Italia semakin bersemangat dan akhirnya Balotelli berhasil menyamakan kedudukan melalui tembakan spektakulernya dari luar kotak penalti. Itu adalah gol ke enam Balotelli untuk Gli Azzuri. Italia yang terus menekan memperoleh peluang lainnya melalui Bonucci namun tidak membuahkan hasil. Sampai peluit akhir pertandingan, skor tetap bertahan 2-2.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar